Kamis, 01 Mei 2014

Cake Ubay (Ubi Bayam)

     Cake ini sebenarnya  saya bikin utk menyemarakkan lomba memasak di grup Fb (Sharing Asi Mpasi). Tema lomba adalah "Kearifan Lokal", dengan menggunakan bahan makanan lokal tanpa satupun bahan import. Dan ga nyangka ternyata stelah membaca pengumuman hasil lomba, cake ubay ini berhasil menduduki urutan ketiga. Alhamdulillah...:)

    Awalnya saya  berkelana dgn browsing kesitus2 masakan, dan dapetlah ide untuk membuat cake ubi. Ide untuk membuat cake ubi bayam ini sebenarnya terinsipirasi disini. Tertarik bgt dengan resep tsb krena gulten free dan ubi salah satu bahan pangan yg melimpah dinegeri ini, maka saya putuskan utk membuat cake ini. Karena ditujukan untuk anak2 yg notabene kurang menyukai sayuran maka saya modif dgn menambah bayam dan tdk menggunakan pengembang kue sama sekali. .

Berikut resep yg sudah saya modifikasi

Cake Ubay (Ubi Bayam) 1y+
#Gluten free n No emulsifier

  • Bahan: - 200gr ubi kukus, haluskan. - 25 gr daun bayam (pilih daunnya),cuci bersih. - 50ml minyak sayur - 1btr telur utuh - 1btr putih telur - 75 gr gula pasir yg dihaluskan (boleh dikurangi jika tdk terlalu doyan manis) - 100gr margarin - 50gr tepung beras - 25gr tepung maizena - 1/2 sdt bubuk kayu manis (optional,hanya sebagai penetralisir aroma langu bayam)
    How to : - Blender jadi satu bayam+minyak sayur, jika sudah halus sisihkan - Mikser margarin dan gula halus hingga lembut,lalu masukkan telur satu persatu,kocok hingga mengembang dengan kecepatan tinggi. - Masukkan ubi lalu bayam yg sudah diblender tadi, aduk dengan mikser kecepatan rendah,hanya sampe merata aja. Matikan mikser. - Masukkan tepung beras dan maizena sedikit demi sedikit lalu aduk hingga merata dengan spatula. - Terakhir masukkan kayu manis bubuk dan aduk rata. - Masukkan adonan kedalam cetakan cupcake. Lalu oven kurleb 20-30menitan dengan suhu 180 dercel. - Boleh juga dikukus, kukus kurleb 15 menitdengan api sedang.
    NB:Oya saya buat dua macem cara yakni dioven dan dikukus. Sperti nampak dalam foto diatas yg dioven dalam cetakan cupcake dan yg dikukus saya masukkan kedalm cetakan silikon bentuk persegi kecil. Selamat Mencoba :)



Senin, 21 April 2014

Puisi Tentang Anak

By.Khalil Gibran

Anakmu bukanlah milikmu,
mereka adalah putra putri sang Hidup,
yang rindu akan dirinya sendiri.

Mereka lahir lewat engkau,
tetapi bukan dari engkau,
mereka ada padamu, tetapi bukanlah milikmu.

Berikanlah mereka kasih sayangmu,
namun jangan sodorkan pemikiranmu,
sebab pada mereka ada alam pikiran tersendiri.

Patut kau berikan rumah bagi raganya,
namun tidak bagi jiwanya,
sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan,
yang tiada dapat kau kunjungi,
sekalipun dalam mimpimu.

Engkau boleh berusaha menyerupai mereka,
namun jangan membuat mereka menyerupaimu,
sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur,
ataupun tenggelam ke masa lampau.

Engkaulah busur asal anakmu,
anak panah hidup, melesat pergi.

Sang Pemanah membidik sasaran keabadian,
Dia merentangkanmu dengan kuasaNya,
hingga anak panah itu melesat jauh dan cepat.

Bersukacitalah dalam rentangan tangan Sang Pemanah,
sebab Dia mengasihi anak-anak panah yang melesat laksana kilat sebagaimana dikasihiNya pula busur yang mantap.




Sedikit Cerita Mpasi-BLW Azka

Sedikit mengenang cerita mpasi Azka. Sekarang sih bocilnya dah mau genap 19 bulan...
Tepat memasuki usia 6 bulan,setelah lulus pemberian ASI eksklusif, biasanya anak akan diberi makanan pendamping. Nah, jauh-jauh hari sebelum my baby Azka berusia 6 bulan, gue udah mulai membekali diri dengan ilmu per-MPASI-an . Yang jelas pilihan gue waktu itu untuk 1st time mpasi Azka, kudu homemade alias mpasi rumahan. Kenapa mesti homemade...? toh yg instant jauh lebih praktis dan easy to serve. Ya...memang instant lebih praktis, tapi mpasi homemade tetap menjadi pilihan gue. Bukan berarti gue anti instant...gue hanya ingin memberikan yg terbaik buat anak2. Berkaca dr pengalaman ibu2 di milis mpasi rumahan, tidak sedikit loh working mom yang sukses menyisihkan waktunya untuk menyajikan makanan homemade sehat, higienis, dan variatif demi buah hatinya. Lha gue ini kan only FTM aka full time mak yg lebih leluasa waktunya dirumah tanpa dikejar deadline kerjaan luar, sudah pasti akan menjadi cambuk dan semangat gue untuk   menyajikan homemade food buat my baby. Jadi inget slogan mpasi rumahan "Memasak makanan bayi lebih mudah daripada memasak rendang padang". Setujukan bu ibu.... :))

Oke poin pertama dah dapet, yakni untuk mpasi perdana Azka adalah homemade food. Poin kedua adalah no gula, garam dan MSG dalam menu harian Azka. kenapa...? sila kunjungi link berikut (sory..lg males jabarin hehee...). Poin ketiga menyusun menu harian, Sempet bingung, meski dah dapat sedikit gambaran tp gue belum puas,akhirnya gue googling aja. Dalam perjalanan googling menu harian..sampailah gue pada sebuah forum yang membahas metode mpasi. Waktu itu yg gue tau dan pahamin metode pemberian mpasi adalah dengan cara konvensional atau dengan teknik spoonfeeding yakni dengan menyuapin anak. Nah di forum tersebut lagi membahas tentang mpasi dengan metode BLW (baby led weaning). BLW sebuah istilah yg masih awam ditelinga gue waktu itu.  Dan gue mendapatkan ilmu dan update seputar BLW pertama kalinya dari forum The urban mama disini
Semakin tertarik  gue mempelajarinya dan  banyak browsing diinternet dgn kata kunci BLW, join grup blw di fb dan terakhir beli buku BLWnya Gill Rapley, maka semakin membulatkan tekad gue untuk menerapkannya kedalam metode mpasi Azka. Alhasil ga bingung juga menetukan menu harian, karena apa yg disajikan fresh, tinggal potong2 dan sajikan jika itu buah2an.



Apa itu BLW...? Ini sedikit gambaran tentang BLW...Baby-Led Weaning adalah memberi kesempatan anak anda makan sendiri sejak awal proses penyapihan (Gill Rapley). Artinya setelah proses pemberian ASI Eksklusif dan saatnya pemberian makanan pendamping ASI, anak diberi kepercayaan dan kesempatan untuk makan sendiri, memilih makanan yg tepat sesuai kemauan dia sendiri. Cukup disajikan potongan makanan segar, no purees alias tiada pemberian bubur2an. Itulah esensi dr BLW. Lah kalo tersedak gimana?
Tersedak alias choking beda artiannya dengan gagging. Choking adalah tersedak yang menutupi jalan nafas. Biasanya pertolongan pertamanya dengan prosedur baku  yg dikenal dgn nama manuver heimlich (sila googling utk tekniknya). 

Waktu itu gue sempet worry juga. Nah waktu mpasi perdananya tiba, gue beri Azka finger food dalam potongan-potongan kecil alpukat. Sempet kegigit juga meski blum tumbuh gigi, ditelan dan ga lama gagging...(gue menyebutnya gagging krena terdengar suara hoek2 sementara kondisi jika terajadi choking maka tidak akan keluar suara hoek2). Subhanallah..baby tuh pinter bgt ya..disaat Azka menelan potongan2 yg terlalu besar maka akan dilepehnya..

  

Apa yang dirasakan dr manfaat BLW saat ini, buat Azka yang usianya almost 19month...? Yang jelas adalah kemandiriannya. Dari usia 11m Azka dah belajar memakai peralatan makan (sendok plus garpu). Meski awal-awal masih sering "kesleo"kalo  makan pake sendok tapi lama kelamaan lihai juga. 
Di usia 18m26d, Alhadulillah azka jauh lebih mandiri, sementara Azka makan sendiri, emaknya bisa ngelanjutin pekerjaan rumah. Kalo dah selesai makan, ga lama azka bilang "dah,dah Ma", emaknya teriak "taruh dimeja ya sayang". Subhanallah, azka betul2 mengikuti intruksi emaknya dengan baik.


Jujur pernah juga mencoba menerapkan metode spoonfeed, ketika pikiran gue dah buntu ngatasin GTM Azka. Lagi ga sakit, ga tumbuh gigi, menu dah variatif, kok tiba2 GTM berat. Disodorin sepiring makanan, cuma buat mainan aja. Kubiarin, eh..nih bocil betul2 ga makan nyaris seharian.Coba disuapin kok mangap lebar. Haduueeh....jingkrak2 deh emaknya. heheee...

Intinya ketika kita mau menerapkan metode BLW secara murni, adakalanya kita juga  sebagai orgtua ga boleh selfish, kita mesti jeli membaca ritme makan anak. Terkadang ada anak yg ingin menikmatin suasana makan yg berbeda. Seperti kasus gue diatas, kalo tiba2 anak mangap lebar maunya disuapin masa' iya kita mesti keukeu nerapin pure BLW sih. heeee...

Banyak prinsip2 dasar yg mesti dipelajarin dan dipahamin ketika ingin menerapkan metode BLW dalam mpasi anak nanti. Sperti halnya Gentle Birth atau Homeschooling, yang essensinya sama2  menerapkan metode "alami", sudah dipastikan banyak pro dan kontranya. Kontra dengan teknik blw krena dikhawatirkan  akan membahayakan anak. Namun jika kita mau betul2 mempelajari lebih dalam dasar2 ber-blw, Insyaalloh hal2 yg dikhawatirkan bisa dihindari. Toh, semua kembali kepada keputusan masing2 orangtua untuk menerapkan mpasi teknik spoonfeeding ato BLW ketika masa si anak bereksplorasi dgn makanan mulai tiba.
Happy cooking, Mom....Enjoy homemade food, kids...:))




Sabtu, 12 April 2014

Apa Kabar blog gue?

Jiaaaah....Kasihan banget lah blog gue ini.
Udah hampir 5 bulan kosong,kalo boleh dibilang nyaris mati suri...hehee....
Kalo dikata sok sibuk sih, enggak juga. Tapi lumayan sibuk...sibuk menekuni hobi baru.
Hobi yang sejatinya menjadi kodrat seorang perempuan untuk luwes dalam melayani isi perut keluarga, baru jadi kegemaran gue akhir2 ini. Noh...kemane aje gue...??
Wait...Ngeles dulu ye...:P
Bukan berarti gue ga pernah masak buat keluarga loh...masak sih ttp masak, tp masak yg simple2 aja kaya ndog ceplok heheeee.

Nah stelah berkelana diberbagai grup masak memasak di FB plus banyak menambah pertemanan didunmay dgn teman2 yg sehobi, semakin membulatkan tekad dan semangat gue untuk menekuni hoby baru ini.
Ya, akhir-akhir ini emang gue lagi rajin2nya bertempur dengan peralatan didapur mini gue.
Lagi panas-panasnya belajar bikin cake,cookie,roti,puding dan temen2nya. Meski kadang sukses dan ga sedikit jg trial n errornya dalam memasak. Tapi dari kegagalan ketika eksekusi resep,dari situlah semangat  untuk menaklukan resep makin membara. Alhamdulillah...biasanya gue nikmatain jajajan ato kue2 dengan cara membeli, ada kepuasaan yg tak terhingga ketika gue berani mencoba membuatnya dan berakhir sukses. Sukses memanjakan lidah suami dan anak-anak tanpa perlu jajan sering2 diluar.
Bisa hemaaat book....LOL

So far...resep2 yg selama ini gue eksekusi kate suami, anak2 n tetangge sih enak. hiiii.....*ngembang nih hidung gue...
Ada yg bilang "kenapa ga nerima orderan aja?"
dalam hati yg paling dalam sih mau mau aja tapi untuk skala kecil...tapi kalo skala besar,belum dulu deh....Bukan karena ga pede*ihiii...:P* tapi masih takut ga bisa ke-handle. Maklum FTM tanpa ART...plus takut dirempongin Azka, sibontot. Jadi sementara, kreasi gue *jiaaah bosone*  masih berkutat skitar rumah aja.

Nah satu lagi...gue lagi demen2nya belajar food fotografi secara otodidak. Maunya sih ikut kursus..apa daya...apadaya...*pokoknya many reasonlah...hihiii....alesaaan....
Sangking seringnya jeprat jepret stelah eksekusi resep (meski masih pake kamera hp jadul), suami n anak anak sampe hapal kalo hidangan ga bakal disentuh dulu sebelum dijepret. hahaahaaaa....*sadisss ga sih..org pade kelaperan masih narsis jg. heheee....


Beginilah kalo gue lagi excited banget ama dunia baru. Terkadang sampe terlupa menorehkan sdikit catatan harian ato bahkan bulanan (kaya kredit motor aje...heheh) diblog ini.
So kesimpulane..."gue pergi selama hampir 5 bulan ninggalin nih rumah,bukan krena lupa...tp lg ngelmu keluar negeri (ngasaall). Finnaly..I am home"

Nih sedikit oleh2nya....:D







Selasa, 26 November 2013

Kereta api dari kardus bekas

Stasiun KA Aqeel & Azka

Sudah lama ingin sekali aku dan abang bermain2 dengan kardus bekas, kebetulan disalah satu grup FB diadakan lomba prakarya dari kardus bekas. Kesempatan bgt buatku untuk mengajak anak anak berkreasi dengan kardus bekas sekalian hasilnya kuikutin lomba. langsung  terfikir  dalam benakku pengen membuat mainan saja dan kutanya kepada si abang mainan apa yg dia inginkan. Awalnya abang meminta membuat mainan pesawat tp menurutku terlalu rumit karena browsing diinternet belum kutemukan trik dan caranya. Kami berdua browsing mendapat ide membuat kapal laut disini http://www.ikatbag.com/2010/01/narnia-and-north.html , namun karena waktu yg mepet, ditambah kerumitannya tinggi, aku menunda permintaan si abang membuat kapal laut. Tiba2 si abang memberikan idenya untuk membuat kereta api, kami berdua segera browsing mencari trik2 membuat miniatur KA. Dan, akhirnya   ide ini terinspirasi disini http://www.mykidlist.com/creativity-at-home/get-creative-with-cardboard-boxes/ dan kita modifikasi sendiri.

Bahan : - 3 buah kardus bekas yang kering dan tidak lembek
- Alat pemotong ( gunting, cutter, silet )
- Lem
- selotip hitam
- Penggaris dan pensil
- Crayon utk mewarnai
- Uang koin
- Tali untuk mengaitkan antar gerbong ( kupakai tali kabel  headset yg rusak )

I. Cara membuat Kereta dan Gerbongnya

1. Buatlah denah dasar balok dengan ukuran p= 7cm dan L= 4cm sebanyak 5 buah yakni untuk kepala kereta, corong kereta, 2 gerbong no 3 dan 4 dan 1 loket office (nanti caranya). Banyaknya gerbong terserah seusuai keinginan
2. Setelah denah dibuat, gunting dan lipat lalu lem ditepi2nya agar menyatu dan jadi balok.
3. Balok yg pertama kita buat posisi berdiri lubangin segiempat dg P x P= 4cm dan lubang persegi td masukkan balok yg kedua dlm posisi tidur.
4. Gunting kertas kardus ukuran 15cm gulung dan letakkan dicorong kepala kereta lekatkan dgn lem.  Jangan lupa sebelumnya lubangin dengan silet (hati2 ya supaya rapi). Gunting kertas ukuran p x l = 5 x3cm dan gulung memnjang, masukkan kedalam kepala kereta yg sudah dilubangain sdikit tadi untuk dijadikan cerobong asapnya.
5. Agar bagian depan cerobong asap kelihatan rapi, buat penutup depannya sesuai ukurannya dgn menggunting kertas kardus ukuran persegi dan lonjong diatasnya.
6. Lalu tempel dengan lem. Hias dengan selotip hitam agar menarik bentuknya.
7. Buat roda kereta dari uang koin ( kupakai koin 500 ) dan tempelkan dibawah tiap2 gerbong masing masing 4 roda kanan kiri, kecuali roda kepala kereta ada 6 roda 3 dikanan dan 3 dikri.
8. Buat jendela dan pintu dengan melubanginya ( kupakai silet ) depan dan kanan kiri gerbong ( sesuai selera)
9. Khusus gerbong nomer 2, tidak memakai denah dasar. Kubuat denah dengan ukuran p x l= 7 x 4cm dan rekatkan dengan lem tanpa gunting atapnya, ganti dengan atap gulung ukuran p x l= 7 x12cm
 lalu rekatkan diatasnya.
10. Buat lubang kecil di tiap taip belakang gerbong bagian bawah utk dikaitkan dengan kait tali ( kupakai tali kabel headset, dan tali terserah yg lain pun bisa ). Kaitkan semua gerbong dengan tali tadi lewat lubang kait hingga setiap gerbong terkait semua. Dan sebagai penyempurna, warnai tiap gerbong kereta dengan warna2 sesuai selera (kupakai crayon warna)


II. Cara membuat Loket/ office

1. Sebelumnya kan sudah membuat balok dari denah dasar. Ambil sisanya untuk membuat loket. Lalu gunting kertas kardus ukuran P x L=  14 x 7cm lalu teku menjadi 2 seperti membuat atap rumah. tempelkan dibgian atas balok dengan lem.
2. langkah kedua buat bagan sperti rumah dengan ukuran 4x4cm dan utk segitiga bagian atasnya ukurannya
4x4cm, buat denah lubang loket juga ditengahnya. lalu tempelkan dibagian depan dan lubangi denah loket (kupakai silet)
3. Bekas guntingan lubang loket tadi jangan dibuang, tekuk bagian yg melengkung kaitkan dibagian bawah lubang loket hingga sperti meja loket. (lihat gambar terakhir). dan sebagai penyempurna warnai sesuai selera.

III. Cara membuat Pohon, rambu KA dan kursi panjang

1. Buat denah/gambar pohon, rambu merah kuning. Dan gunting masing2.
2. Sediakan alas kertas kardus ukuran 15x15 cm sebagai alas tancap pohon dan rambu KA. Lalu silet dengan arah tanda silang (sperti gmbar)
3. Tancapkan pohon2 dan rambu KA ke alas yg udah disilet dengan memasukkaarn sedikit kedalam bagian bawah pohon ato rambu KA.
4. Gunting kertas ukuran 10cm x 5cm lalu tekuk bagian panjangnya dg ukuran kira kira 2cm (lihat gmb.) hingga menyerupai meja panjang yg nantinya akan dujadikan alas kursi
5. Gunting kertas dg ujuran sama yakni 10x5cm, lalu tekuk kedua bagian sama rata. Lalu gunting sedikit ujungnya sebagai tangan kursi, tarik keluar tangan kursinya.
6. Tempelkan dengan lem bagian bawah kursi diatas meja panjang tadi, yg fungsinya akan menjadi kaki kursi.
7. Sudah nampakkah dugambar kaki kursi? iya, coba gunting bagian bawah dgn menyisakan 2cm untuk kaki kusinya. dan sebagai penyempurna jgn lupa diwarnai.
8. Bagian terakhir adalah membuat papan nama stasiun. saya menggunakn papan yg digunting sprti digmbar dgn ukuran 15cm x15cm. Tulis papan nama stasiun lalu gunting bagian bawah utk membuat kakinya sebagai penancap dialas nanti agar bisa berdiri tegak. hasil akhir papan nama kubuat terowongan papan nama, caramya jg sama tinggal menyisakan dikit guntingan kertas ditengah lalu lekuk.




































IV. Hasil akhir....
Penyempurnaan adalah selain mewarnai, kami juga meggambar relnya diatas alas kardus.
Taraaaa....inilah hasil akhir dari stasiun KA yg kami beri nama Stasiun KA Aqeel Azka.




Senin, 04 November 2013

Asyiknya...bermain play dough

    Libur tiga hari pasca ujian mid semesternya abang Aqeel, kali ini saya mengajak Aqeel dan si bungsu Azka untuk bermain-main dirumah dengan play dough atau lebih dikenal dengan plastisin / malam. Bermain play dough bagi anak-anak  selain sangat menyenangkan, juga mampu meningkatkan perkembangan otaknya, mengasah kretaifitasnya dan melatih kemampuan motorik halusnya.
   Karena harga plastisin yang tidaklah murah dan kandungannya yang tidak aman bagi si bungsu azka (13m) yang masih berada dalam fase oral, maka saya bersama anak-anak mencoba membuat adonannya sendiri. Berikut bahan dan cara pembuatannya,yang menurut saya so simple dan aman ....:)

Bahan :
- 200 gr terigu
- 200 gr garam halus
- Air es secukupnya
- Minyak goreng secukupnya
- Pewarna makanan, saya memakai 4 macam warna yakni biru berlian, kuning muda, merah dan hijau

Cara membuat : 
- Terigu, garam, minyak goreng diuleni sambil dituang air es sedikit demi sedikit hingga kalis. Saya bagi adonan menjadi 5 bulatan, kemudian teteskan warna pada masing-masing  adonan putih. Uleni hingga kalis dan merata. Simpan dalam wadah tertutup dan masukkan kulkas jika tidak digunakan.

    Aqeel begitu antusias membuat adonan play dough, nampak dia begitu takjub ketika bermain  dengan variasi warna dan pencampuran warna. Setelah adonan selesai dibuat dan siap untuk dibentuk macam-macam, segera dia bermain dengan imanjinasinya membentuk orang-orangan, mobil-mobilan termasuk bentuk yang amat sederhana  yakni ular-ularan. Sementara si bungsu Azka sibuk dengan meremat-remat play dough, sempat mencicipinya namun segera  dia lepeh lagi karena mungkin rasanya yang terlampau asin , dibantingnya adonan tersebut, lalu dia remat-remat kembali. heheheeee.....:D 


    Sungguh pengalaman yang menyenangkan sekali buat anak-anak khususnya si abang yang berusaha memanfaatkan pendeknya waktu liburan dengan permaianan yang seru dan sarat manfaat . Dengan bermain sambil belajar, ternyata playdough menjadi sihir tersendiri buatnya dalam mengasah imajinasi dan kreatifitasnya. Buat si bungsu azka meskipun hanya diremat-remat saja, bermain play dough dapat membantunya melatih kemampuan sensorik dimana jari jemarinya bisa belajar mengenal tekstur serta  meningkatkan kemampuan motorik halusnya. Dan bagi emaknya, meskipun pada akhirnya lantai rumah kotor dan berantakan,  sungguh menjadi kepuasan tersendiri melihat anak-anak belajar banyak hal dari play dough yang simple, ekonomis namun sarat manfaat. 



Senin, 28 Oktober 2013

Kejutan Dibalik Bubur Sayur Aroma Rempah....

   Karena sudah tiga hari ini gondongan  di pipi kanan dan kiri abang makin membesar, dan  tentu saja membuatnya kesulitan menelan dan mengunyah makanan bertekstur  kasar, maka menu sehari-hari kusajikan  dengan tekstur yang lembut yakni bubur ayam. Sedihnya, itupun jarang dihabiskan dan nyaris utuh.
   Khawatir si abang akan dilanda kebosanan, maka hari ini buburnya kuolah dengan campuran sayur,ikan dan aroma khas rempah-rempah. Sebenarnya resep ini kucontek dari akun facebook teman yang begitu getol membagi resep-resep mpasi rumahan, *very big thanks for mak ndis*, dan hanya kumodif sedikit (tambah ini - kurang itu ). 

Bubur Sayur Aroma Rempah


Bahan untuk  1 porsi :


- 1/4 cup beras
- 2 sdm dagng ikan cincang
- 1 sdm bawang bombai cincang
- 1 btr kemiri
- 1 ruas kunyit <3cm> (saya ga pakai krena abang ga suka bubur berwarna)
- 1 buah pekak
- 1/4 ruas jari kayumanis
- 1 lmbr daun salam
- 2 sdm wortel parut halus ( kucincang kasar lg males marut...:P )
- 2 kuntum brokoli cincang
- garam secukupnya.


How to :
- Masak beras dan daging ikan dengan air( kira2 4 gelas blimbing ) diatas api kecil. Masukkan juga bawang bombai, daun salam, jg pekak, kayu manis, wortel parut, brokoli cincang, garam secukupnya.

- Haluskan bumbu rempahnya kemiri, kunyit,k emudian masukan ke dlm bubur nasi, aduk rata,masak bubur hingga matang. Sebelum diangkat taburi daun bawang dan seledri iris tipis, aduk rata, angkat. Buang daun salam, pekak, kayumanis. Sajikn ketika hangat.

   Tidak menyangka abang begitu lahapnya kusuapin bubur ini. Aroma rempahnya memang menggoda selera, memanjakan lidah. Selesai menghabiskan buburnya,tiba-tiba si abang berbisik ditelingaku .....
" Ma...besok bikin kaya gni lagi ya " 
Yeessss...very surprising, kebahagiaan tersendiri dibalik kesedihan ketika sang buah hati terbaring sakit , ternyata lahap menikmati masakan mamanya. 
Once again, Thanks a lot for u mak ika w...may Allah bless u :)